26 Juni 2020
Persyaratan Khusus jalur Prestasi

Persyaratan Khusus jalur Prestasi

  1. Adalah Prestasi Hasil Perlombaan dan/atau penghargaan di bidang Akademik dan/atau Non Akademik yang diperoleh dari nilai Ujian Sekolah dan pada kejuaraan secara berjenjang yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah di tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi, dan tingkat Nasional serta Internasional;
  2. Calon peserta didik baru yang mendaftar diutamakan secara daring pada jalur prestasi dilaksanakan serentak dan hanya dapat mendaftar di satu satuan pendidikan;
  3. Kuota jalur prestasi berjumlah paling banyak 25% (dua puluh lima persen) dari daya tampung (pagu) sekolah;
  4. Pembobotan nilai jalur prestasi bidang akademik sebanyak 40 % (empat puluh persen) dan bidang Non Akademik sebanyak 60 % (enam puluh persen);
  5. Dalam hal hasil penilaian jika terdapat nilai yang sama maka dipertimbangkan kemampuan ekonomi orang tua/wali, dan apabila masih terdapat penilaian yang sama, maka yang mendaftar lebih awal diprioritaskan.
  6. Jalur prestasi gabungan rerata nilai rapor semester 7-11 dan rerata nilai ujian sekolah Tahun Pelajaran 2019/2020:
    1. Jalur Prestasi Berdasarkan Gabungan Rerata Nilai Rapor Semester 7-11 dan Rerata Nilai Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2019/2020 adalah jalur penerimaan calon peserta didik dengan kuota paling banyak 25% (dua puluh lima persen) dari daya tampung (pagu) Sekolah;
    2. Mata pelajaran yang digunakan untuk seleksi Jalur Prestasi Gabungan Rerata Nilai Rapor dan Rerata Nilai Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2019/2020 adalah semua mata pelajaran yang tercantum dalam SHUS dan Ijazah;
    3. Nilai Akhir digunakan sebagai dasar pemeringkatan pada jalur prestasi gabungan Rerata Nilai Rapor Semester 7 – 11 dan Rerata Nilai Ujian Nasional Sekolah tahun pelajaran 2019/2020;
  7. Skor prestasi non akademik dari kegiatan lomba adalah sebagai berikut:
    1. Tingkat Nasional:
      1. Juara I jumlah skor 18
      2. Juara II jumlah skor 16
      3. Juara III jumlah skor 14
    2. Tingkat Provinsi
      1. Juara I jumlah skor 12
      2. Juara II jumlah skor 10
      3. Juara III jumlah skor 8
    3. Tingkat Kabupaten
      1. Juara I jumlah skor 6
      2. Juara II jumlah skor 4
      3. Juara III jumlah skor 2
  8. Apabila calon peserta didik memiliki lebih dari satu prestasi, maka prestasi nilai tertinggi yang diperhitungkan dalam penentuan skor. Prestasi hasil perlombaan dan/atau penghargaan bidang akademik dan/atau bidang non akademik yang dimaksud adalah:
    1. Prestasi hasil perlombaan dan/atau penghargaan bidang akademik terdiri Pengetahuan dan Teknologi yang terdiri dari:
      • Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau Kompetisi Sains Nasional (KSN)
      • Olimpiade Literasi Siswa Nasional (OLSN)
      • Kompetisi Sains Madrasah (KSM)
    2. Prestasi hasil perlombaan dan/atau penghargaan bidang Non Akademik terdiri dari :
      1. Prestasi bidang seni adalah Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
      2. Prestasi bidang olahraga:
        • Gala Siswa Indonesia (GSI).
        • Ajang Kompetensi Seni dan Olahraga Madrasah
        • Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN)
        • Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV)
        • Pekan Olahraga Nasional (PON)
        • Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS)
        • Pekan Olahraga Pelajar Wilayah ( POPWIL)
        • Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA)
        • Paragames Olahraga Nasional
      3. Prestasi bidang Keagamaan:
        • Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)
        • Hafiz Qur’an
        • Perlombaan Keagmaan Budha (Sippa Dhamma Simjja)
      4. Prestasi bidang Pramuka:
        •  Jambore
      5. Kejuaraan Marchingband/Drumdband
  9. Prestasi hasil perlombaan dan/atau penghargaan Non Akademik dalam hal ini dibatasi dengan ketentuan:
    1. Diprioritaskan bagi peserta didik yang memiliki prestasi pada kategori perorangan atau
    2. Jika tidak memenuhi maka seleksi dapat dilakukan pada peserta didik yang memiliki prestasi pada kategori Beregu atau
  10. Adapun prestasi yang bersifat beregu maka jumlah yang diterima di satuan pendidikan tidak boleh melebihi 2 (dua) orang dari setiap jenis perlombaan.

0 Komentar