24 Juni 2020
KRITERIAPEMERINGKATAN

KRITERIAPEMERINGKATAN

A. Jalur Afirmasi

  1. Pendaftar akan disurvey ke lapangan oleh Tim Survey/Verifikasi untuk melihat kondisi rumah, jumlah saudara yang bersekolah dan alat tranportasi yang dipergunakan saat menempuh kesekolah.
  2. Wawancara dengan ortu calon peserta didik melalui Tim Survey
  3. Apabila pendaftar melebihi kuota daya tampung (pagu) sekolah, maka pemeringkatan berdasarkan urutan:
  • Waktu pendaftaran
  • Perengkingan yang diatur Satuan Pendidikan berdasarkan dan berpedoman pada Kriteria kondisi rumah, jumlah saudara yang bersekolah dan alat tranportasi yang dipergunakan saat menempuh kesekolah

B. Jalur Mutasi

Apabila pendaftar melebihi kuota daya tampung (pagu) sekolah, maka pemeringkatan   berdasarkan urutan :

  1. Waktu pendaftaran
  2. Perengkingan yang diatur Satuan Pendidikan berdasarkan:
  • Memprioritaskan anak kandung guru dan tata usaha/tenaga kependidikan didalam satuan pendidikan;
  • Melihat SK Pengangkatan/Mutasi dan Kartu Keluarga dari calon peserta didik.

C. JAlur Prestasi

  • Jalur Prestasi Berdasarkan Hasil Perlombaan dan/atau Penghargaan Akademik dan Non Akademik, Diperingkat berdasarkan urutan :
  1. Bobot prestasi (skoring)
  2. Rerata Nilai dan
  3. Usia calon peserta didik yang lebih tua.
  • Jalur Prestasi Berdasarkan Gabungan Rerata Nilai Rapor, diperingkat berdasarkan urutan :
    1. Jika jumlah Nilai Akhir sama, maka diperingkat berdasarkan urutan perolehan rerata 7 mata pelajaran dengan rumus pembobotan.
    2. Usia calon peserta didik yang lebih tua.
    3. Khusus untuk prestasi bidang keagamaan Hafiz Qur’an, skoring sebagai berikut : 10 – 19 Juz = 320, 20 - 29 Juz=512, 30 Juz = 9192.

D Jalur Zonasi

Pemeringkatan berdasarkan urutan atau Perengkingan yang diatur Satuan Pendidikan berdasarakan rumusan sebagai berikut :

  • Penskoran Nomor Pendaftaran ( X )

N = Nomor Pendaftaran

X = Skor nomor Pendaftaran

  • Penskoran Nilai rata-rata Rapot kelas 4,5 dan kelas 6 semester 1, 5 Mata pelajaran dalam kompetensi pengetahuan (Y).
  • Pembobotan Nilai Akhir (NA) menggunakan menggunakan rumus

NA = 60% (X) + 40% (Y)

  • Contoh Perhitungan Jalur Zonasi

Misal no pendaftaran 1         

N      = 1

X      = 100 – ((1-1)/10)  = 100

Y      = 72 (misal)

Hasil: NA = 60% (100) + 40% (70) = 60 + 28 = 88

 Misal no pendaftaran 101

N      = 101

X      = 100 – ((101-1)/10) = 100 – 10 = 90

Y      = 85 (misal)

NA   = 60% (90) + 40% (85) = 54 + 34 = 88

Jika Nilai Akhir (NA) pendaftar ada yang sama, maka yang diambil urutan teratas berdasarkan no pendaftaran, jika NA berbeda maka yang diambil urutan berdasarkan NA terbesar.

0 Komentar